Tuesday, October 22, 2019

Fakta Unik Tentang Bunga Bangkai

Raflesia Arnoldi

Padma raksasa (bahasa Latin: Rafflesia arnoldii) adalah tumbuhan parasit obligat yang terkenal karena memiliki bunga berukuran sangat besar, bahkan merupakan bunga terbesar di dunia. Ia tumbuh di jaringan tumbuhan merambat (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesis. Penamaan bunga raksasa ini tidak terlepas oleh sejarah penemuannya pertama kali pada tahun 1818 di hutan tropis Bengkulu (Sumatra) di suatu tempat dekat Sungai Manna, Lubuk Tapi, Kabupaten Bengkulu Selatan, sehingga Bengkulu dikenal sebagai Bumi Rafflesia. Seorang pemandu yang bekerja pada Dr. Joseph Arnold yang menemukan bunga raksasa ini pertama kali. Dr. Joseph Arnold sendiri saat itu tengah mengikuti ekspedisi yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles. Jadi penamaan bunga Rafflesia arnoldii didasarkan dari gabungan nama Thomas Stamford Raffles sebagai pemimpin ekspedisi dan Dr. Joseph Arnold sebagai penemu bunga. Tumbuhan ini endemik di Pulau Sumatra, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, dan Sumatra Selatan). Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan daerah konservasi utama spesies ini. Jenis ini, bersama-sama dengan anggota genus Rafflesia yang lainnya, terancam statusnya akibat penggundulan hutan yang dahsyat.

Bunga merupakan parasit tidak berakar, tidak berdaun, dan tidak bertangkai. Diameter bunga ketika sedang mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram. Bunga menghisap unsur anorganik dan organik dari tanaman inang Tetrastigma. Satu-satunya bagian yang bisa disebut sebagai "tanaman" adalah jaringan yang tumbuh di tumbuhan merambat Tetrastigma. Bunga mempunyai lima daun mahkota yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut gentong. Di dasar bunga terdapat bagian seperti piringan berduri, berisi benang sari atau putik bergantung pada jenis kelamin bunga, jantan atau betina. Hewan penyerbuk adalah lalat yang tertarik dengan bau busuk yang dikeluarkan bunga. Bunga hanya berumur sekitar satu minggu (5-7 hari) dan setelah itu layu dan mati. Persentase pembuahan sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang bisa mekar bersamaan dalam satu minggu, itu pun kalau ada lalat yang datang membuahi.



Tapi tahukah kamu Fakta unik nya? Mari kamu lihat di bawah ini tentang bunga tersebut :

1. Hanya Tumbuh Di Indonesia

Gambar terkait
·        Pertama bunga ini hanya tumbuh di Indonesia tepatnya di hutan hujan di Sumatra Utara, Bengkulu. Bunga ini bisa tumbuh hingga berdiameter  91 cm bunga ini adalah bunga parasit yang menempel pada tanaman laindan aromanya seperti daging busuk.

2. Menjadi Inpirasi Manga Sebuah Anime

Hasil gambar untuk bunga raflesia madara
·       Bunga ini pun pernah muncul di anime Naruto Shipuden tentang rencana mugen tsukoyomi Madara Uchiha, ia mengeluarkan kekuatan separuh dari juubi (ekor sepuluh) dan ada bunga raflesia yang menempel di sebuah pohon besar. Nah mungkin sang pembuat manga yaitu mashasi kisimoto terinspirasi dari bunga ini.

3. Bunga Terbau Di Dunia

Hasil gambar untuk penelitian tentang bagaimana raflesia memiliki bau busuk
·        Menurut para peneliti, bau busuk yang dikeluarkan bunga bangkai berfungsi untuk menarik perhatian serangga, seperti lalat dan kumbang yang biasanya memangsa bangkai binatang. Sedangkan warna hijau di bagian luar dan merah di bagian dalam menjadi kamuflase yang mirip seperti daging. Ketika bunga ini mekar, suhunya bisa mencapai 36 derajat celcius yang mendorong bau busuk menyebar ke mana-mana. Kondisi ini juga membuat bunga bangkai terlihat seperti bangkai yang masih hangat bagi para serangga. Alhasil, serangga pun mendekat dan membantu proses penyerbukan bunga. Sungguh jebakan yang sempurna.


1 comment: